Cara mempercepat perkecambahan biji pepaya Kalifornia

 
Siapkan wadah kecil (bisa mangkuk atau lainnya), plastik benih (gula) dan karet pengikat
Letakkan benih pepaya dalam wadah kecil, rendam dengan air hangat benih tadi selama 24 jam, setelah 24 jam buang air rendamannya dan masukkan dalam plastik benih, beri udara (bisa ditiup) agar plastik menggelembung dan ikat dengan karet agar angin tidak keluar. bungus dengan plastik hitam atau kain hitam agar tidak ada cahaya yang masuk.
simpan ditempat aman selama 7 – 10 hari. jika akar telah keluar dari benih artinya siap disemai.
untuk lebih jelas bisa disaksikan dalam video.
untuk cara lain dapat disaksikan pada link : https://www.youtube.com/watch?v=CJvNd
untuk cara membuat benih pepaya sendiri bisa disaksikan pada link : https://www.youtube.com/watch?v=3blIx
untuk cara membuat media semai dapat disaksikan pda link : https://www.youtube.com/watch?v=DPGcl
Terima kasih semoga bermanfaat
Posted in Ilmu Pengetahuan | Leave a comment

Materi Kursus Tani

Kursus Tani adalah kegiatan proses belajar mengajar yang khusus diperuntukkan bagi petani dan keluarganya, yang diselenggarakan secara sistematis dan teratur, dan dalam jangka waktu tertentu.

Contoh Laporan Kursus Tani dapat di buka pada https://penyuluhpertanian.net/materi-kursus-tani/

Posted in Berita, Umum | Leave a comment

KARANG TARUNA SEMANGAT BERKARYA DESA KAPAR LAKSANAKAN UPACARA BERSAMA PETANI DI KEBUN BAWANG MERAH

Upacara Detik-detik Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tahun 2020 dilaksanakan Karang Taruna Semangat dan Petani desa Kapar Kec Murung Pudak Kabupaten Tabalong Kalsel di kebun Bawang Merah. Semangat cinta tanah air terus bergelora.
Saksikan di video berikut ini :
https://youtu.be/Zhg4MZIgEs4
Posted in Berita | Leave a comment

Traktor Rotary Si Mesin Penghancur Tanah Kering

Traktor Rotary adalah traktor rotari roda dua multifungsi dengan beragam implemen. Mampu digunakan untuk membajak, mencacah, dan membuat guludan/bedengan. Dengan mesin penggerak bertenaga 11 HP, Traktor ini adalah pilihan terbaik untuk mengolah lahan kering dengan komoditas seperti cabe, tomat, bwang merah, sayuran, jagung, tembakau, tebu, dll.

Terdapat enam pilihan kecepatan, 3 kecepatan maju, 1 kecepatan mundur, dan 2 kecepatan rotari. Kecepatan traktor tersebut dapat diatur dengan tuas yang mudah dijangkau oleh pengguna. Pengolahan lahan dapat dengan mudah dikontrol dan disesuaikan dengan kebutuhan.

untuk cara singkat operasionalnya dapat disksikan di link video berikut :

 

Posted in Berita | Leave a comment

Tehnik Memilih Dan Memproduksi Benih Pepaya Unggul Sendiri Dirumah

 

Cara Memilih Bibit Pepaya Ada banyak jenis pepaya. Antara lain pepaya bangkok, pepaya hawaii, pepaya burung, pepaya jingga, pepaya calina (california), dll. Harga bibitnya juga murah, berkisar rp.5.000/batang, tinggi sekira 25 cm.

Yang masih berupa biji juga banyak dijual di toko pertanian. Lebih murah lagi. Sayangnya, kita tidak tahu apakah pepaya yang ditanam itu jantan atau betina, sampai ia berbunga pada usia sekira 5-6 bulan. Kalau ternyata jantan, maka bahagiakanlah diri anda dengan makan urap bunga pepaya saja, tanpa makan buahnya.

 cara membuat bibit pepaya yang baik :

1.Ambil buah pepaya yang bagus, sudah matang tapi tak terlalu matang, berasal dari pohon yang minimal sudah berumur setahun dan banyak berbuah. Lebih baik lagi kalau buah ini penyerbukannya dulu terkontrol. Caranya ialah dengan membungkus semua buahnya dengan kain sejak masih berupa bakal buah. Dengan cara ini, diharapkan yang terjadi adalah penyerbukan sendiri.

2.Potong buah melintang jadi tiga, sisihkan bagian ujung dan pangkalnya.

3.Belah dua bagian ujungnya, lalu ambil bijinya.

4.Pilih biji yang berwarna hitam saja. Yang berwarna semu kecoklatan sisihkan.

5.Cuci dengan air, buang lapisan tipis yang membungkus biji dengan cara meremasnya perlahan menggunajan kain.

6.Jemur di matahari hingga kering.

7. Kemas atau bisa langsung disemai

Silahkan saksikan video berikut untuk referensi cara memilih dan produksi benih pepaya sendiri. atau klik link ini

https://www.youtube.com/watch?v=3blIxvfkpj0&t=14s

 Jangan lupa subscribe, like dan koment yaa

Posted in Ilmu Pengetahuan | Leave a comment

Membuat Arang Sekam sederhana dari bahan disekitar kita

jangan lupa subscribe ya

Posted in Ilmu Pengetahuan | Leave a comment

DUKUNGAN PERHIPTANI TABALONG MENGHADAPI MILLENIAL 4,0

Dalam rangka menyiapkan tenaga penyuluh pertanian yang handal,pada Rabu 18 September 2019 Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) DPD kabupaten Tabalong Kalsel mengadakan acara Silaturahmi dan Temu Profesi yang dihadiri seluruh Penyuluh Pertanian PNS, THL-TBPP, Penyuluh Swadaya dan SKPD terkait guna menyiapkan dan mengevaluasi SDM penyuluhan menghadapi era digital yang disebut Millenial 4,0. Dalam acara garapan organisasi penyuluh ini dipaparkan persiapan persiapan yang harus dilakukan mulai dari pengenalan peralatan pendukung digital seperti Hand Phone hingga aplikasi yang dapat mengakses kegiatan pertanian dari kementan. Dalam sambutannya Ketua Perhiptani Tabalong menyampaikan bahwa Seorang penyuluh pertanian bukan hanya perlu ilmu pertanian tapi juga harus menguasai peralatan digital seperti Hand Phone android, Laptop dan lainnya agar sistem penyuluhan lebih teraarah, termonitor dan terkontrol menyesuaikan kemajuan jaman.

Yana M.

Posted in Berita | Leave a comment

Cara Membuahkan Tanaman Lengkeng agar Berbuah Lebat

Sulitnya tanaman lengkeng untuk berbunga karena tanaman ini berasal dari daerah subtropika dimana faktor suhu rendah yang berperan dalam pembungaan tanaman. Maka dari itu tanaman lengkeng di Indonesia pada awalnya bisa berproduksi baik pada daerah yang mempunyai suhu rendah minimal 2 bulan saat bulan kemarau, diantaranya Temanggung, Ambarawa dan Batu.

Di Indonesia ada beberapa varietas tanaman lengkeng yang sulit untuk berbunga baik didataran rendah maupun tinggi, diantaranya adalah itoh, kristal, new kristal, dan sebagainya. Perlakuan yang bisa dilakukan untuk menginduksi tanaman lengkeng agar berbunga adalah sebagai berikut :

  1. Perlakuan secara fisika, yaitu dengan cara melukai batang tanaman lengkeng. Misalnya dikerat atau dikelupas kambium di batang utama. Cara ini lebih murah namun kurang terukur aplikasinya.
  2. Perlakuan secara kimia, yaitu dengan pemberian bahan kimia penginduksi. Cara ini lebih terukur dan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingkan dengan fisik. Metode pemberian bisa dilakukan dengan tiga cara yakni ;
    1. Disiram di tanah di bawah kanopi/daerah perakaran
    2. Disemprotkan ke daun
    3. Diinjeksi ke batang utama atau akar pohon, cara ini dilakukan pada tanaman lengkeng yang besar yang tidak memungkinkan disiram atau disemprot.

Perlakuan induksi pembungaan

Berdasarkan hasil penelitian perlakuan kimia dengan cara disiram mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih tinggi. Bahan kimia yang digunakan adalah bahan kimia oksidator kuat, salah satunya adalah KclO3. Bahan ini sering digunakan sebagai bahan peledak sehingga kehati-hatian dalam penggunaan sangat diperlukan. Merk produk yang mengandung bahan aktif ini diantaranya adalah Longan Booster, Vita Longan dan Nong feng.

Prasyarat untuk dilakukan perlakuan secara kimia adalah sebagai berikut :

  1. Tidak ada hujan setelah perlakuan. Hujan akan mengakibatkan bahan kimia yang diberikan akan tercuci sebelum terserap tanaman sehingga tingkat keberhasilan rendah.
  2. Tanaman yang siap diperlakukan pertama kali adalah tanaman yang berumur 2-3 tahun dengan tinggi tanaman minimal 2 m dan luas kanopi 1 m2.
  3. Posisi daun pada saat aplikasi adalah daun tua, jika posisi daun muda maka kemungkinan berbunga akan rendah.
  4. Tanaman bisa diperlakukan lagi setelah 2 masa vegetatif/flush daun.

Apabila prasyarat tersebut terpenuhi, maka teknis aplikasinya perlakuan secara kimia dengan cara disiram adalah sebagai berikut :

  1. Bersihkan tanah dibawah kanopi dari kerikil, sampah dan gulma
  2. Lakukan pemangkasan jika kanopi tanaman terlalu rimbun agar sinar matahari masuk dan sirkulasi udara bagus. Jika ada beberapa ranting yang ujungnya daun muda maka dipangkas ujung rantingnya.
  3. Larutkan bahan kimia dalam air sesuai dosis rekomendasi produk
  4. Siramkan larutan tersebut ke bawah kanopi tanaman bagian luar
  5. Seminggu setelah perlakuan dilakukan pemupukan menggunakan pupuk NPK dengan dosis sesuai umur tanaman (2-3 thn = 0,2-0,5 kg; 4-5 thn = 0,5-1 kg ; >5 thn = 1-1,5 kg)
  6. Lakukan penyiraman secara rutin

Perlakuan tersebut akan mengakibatkan perubahan hormon di ujung ranting sehingga mengubah dari fase vegetatif ke generatif. Keberhasilan perlakuan akan terlihat 40-60 hari kemudian yang ditandai dengan munculnya primordia bunga. Jika setelah 60 hari tidak muncul, maka perlakuan yang dilakukan mengalami kegagalan. Setelah bunga mekar, selanjutnya akan mengalami perubahan morfologi dan fisiologi pada buah sampai siap panen. Buah siap dipanen 4-5 bulan setelah bunga mekar tergantung pada varietas. Setelah pemanenan dilakukan pemupukan dengan pupuk organik dan diberi asam amino.

Selamat mencoba

Yana M,SP

Sumber Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika Kementan

Posted in Ilmu Pengetahuan | Leave a comment

MENENTUKAN MATANG SADAP TANAMAN KARET

Penyadapan merupakan upaya pembukaan pembuluh lateks, agar lateks  yang terdapat di dalam tanaman karet keluar.  Umumnya cara penyadapan dilakukan dengan mengiris sebagian dari kulit batang.  Penyadapan yang dilakukan diharapkan dapat menghasilkan lateks yang banyak, biaya murah, dan tidak mengganggu kesinabungan produksi.   Untuk itu penyadapan harus mengikuti prosedur yang benar.  Beberapa tahapan dalam penyadapan meliputi   penentuan matang sadap, persiapan buka sadap, pelaksanaan penyadapan dan sistem panen.  Pada tulisan ini akan ditekankan pada salah satu tahapan yaitu bagaimana menentukan matang sadap tanaman karet.

Tanaman karet siap untuk disadap jika sudah matang sadap pohon atau menunjukkan kesanggupan untuk disadap.  Kondisi ini menunjukkan bahwa tanaman karet sudah dapat diambil lateksnya tanpa menyebabkan gangguan yang berarti terhadap pertumbuhan dan kesehatan tanaman.  Kesanggupan tanaman karet untuk disadap dapat ditentukan melalui dua cara berikut yaitu umur tanaman dan pengukuran lilit batang.

Umur Tanaman   

Tanaman karet pada kondisi normal siap disadap pada umur 5-6 tahun.  Jika kondisi lingkungan dan pemeliharaan sangat baik, tanaman karet akan tumbuh lebih cepat sehingga penyadapan bisa dilakukan sebelum umur 5 tahun.  Sebaliknya, jika kondisi lingkunngan dan pemeliharaan kurang mendukung pertumbuhan tanaman maka penyadapan bisa dilakukan setelah umur 6 tahun.  Umur tanaman tidak bisa dijadikan patokan pasti dalam menetapkan matang sadap tetapi bisa dilakukan kurang lebih umur tanaman 5-6 tahun dan tergantung dari kondisi lingkungan dan pemeliharaan tanaman. Umur tanaman bisa digunakan sebagai pedoman waktu untuk pengukuran lilit batang.

Pengukuran Lilit Batang                                                                                         

Lilit batang dapat digunakan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman karet, karena hasil tanaman karet berupa lateks diperoleh dari batangnya (kulit batang).  Tanaman karet dikatakan matang sadap jika lilit batangnya sudah mencapai 45 cm atau lebih.  Untuk menentukan matang sadap dengan pengukuran lilit batang bisa dilakukan tanaman berumur 4 tahun.  Lilit batang diukur pada ketinggian 100 cm dari pertautan okulasi dengan menggunakan meteran kain dan kayu sepanjang 100 cm.

Matang Sadap Kebun                                                                                 

Penyadapan dapat dilakukan jika kebun karet memenuhi kriteria matang sadap kebun  yang ditunjukkan jika jumlah tanaman yang matang sadap pohon sudah mencapai 60 % atau lebih.  Tahapan pelaksanaan penentuan matang sadap diawali dengan pengukuran lilit batang semua tanaman pada ketinggian 100 cm mulai tanaman berumur 4 tahun dan diulang setiap 6 bulan.  Kemudian tanaman  yang berlilit batang lebih dari 45 cm dihitung dan dipresentasekan terhadap jumlah tanaman dalam areal tersebut.  Jika telah mencapai 60 % atau lebih, kebun sudah siap disadap.

Sumber: Saptabina Usahatani Karet Rakyat, Balitsem, 2014 (Bambang Gatut Nuryanto)

Posted in Ilmu Pengetahuan | 1 Comment

Jamur Oncom pada Tanaman Padi

Menjelang panen padi, pernahkah Anda menjumpai bulir padi yang terlihat seperti popcorn kuning? Bulir padi seperti meletus dan diselimuti gumpalan bertepung kuning ? Jika Anda pernah menemui kondisi yang seperti itu, berarti tanaman padi tersebut terserang penyakit Ustilago atau biasa disebut dengan Jamur Oncom.

Ustilago disebabkan karena adanya serangan jamur Ustilaginoidea virens. Pemicunya adalah karena tanaman padi terlalu banyak mendapat pupuk nitrogen (urea) sehingga membuat bulir-bulir padi meletus dan berjamur seperti oncom. Selain itu juga bisa terjadi karena kondisi tanaman padi yang terlalu lembab sehingga dapat memicu pengembangbiakan jamur ini.

Jamur ini dapat berkembang biak di dataran rendah maupun tinggi. Jamur dapat bertahan sebagai sklerosia atau bola spora yang keras yang dapat bertahan lebih dari empat bulan di bawah kondisi lahan. Selain padi, jamur ini dapat menginfeksi beberapa jenis gulma, padi liar dan jagung.

Secara kasat mata, jamur oncom ini akan menempel pada bulir padi. Ukuran jamur ini hanya sebesar biji jagung yang berwarna kuning. Ketika dipegang dan ditekan, jamur ini akan mudah hancur seperti tepung. Kemudian angin akan membantu penyebaran spora jamur ini dari tanaman satu ke tanaman lainnya.

Penyakit ini muncul di pertanaman padi pada saat keluar malai dan hanya menyerang pada beberapa bulir padi dalam satu malai. Sehingga tingkat kerugian yang ditimbulkan tidak separah dengan penyakit yang disebabkan oleh Blas dan bakteri Xanthomonas.

Meskipun begitu, penyakit ini tetap harus diwaspadai karena bulir padi yang dipenuhi spora kuning membuat hasil panen menjadi kotor dan menurunkan produktivitas tanaman.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi serangan penyakit jamur oncom ini adalah dengan:

  1. Melakukan pemupukan dengan unsur hara Nitrogen seperti Urea secara seimbang dan tidak berlebihan
  2. Menggunakan jarak tanam jarang atau jarak tanamnya jangan terlalu rapat dengan tujuan untuk mengurangi kelembaban terutama pada musim tanam pertama (MT 1) dan musim tanam kedua (MT 2) karena pada bulan tersebut biasanya curah hujan dan kelembaban tinggi
  3. Jika ditemukan tanaman padi yang terserang jamur oncom sebaiknya segera dibuang bulir padi tersebut agar tidak menyebar ke bulir-bulir padi yang lain
  4. Jika terlalu banyak bulir padi yang terserang sebaiknya disemprot menggunakan fungisida berbahan aktif captan, captafol, fentin hydroxide, mancozeb, copper oxychloride, carbendazim dan fungisida tembaga lainnya.

Yana M, SP

Posted in Ilmu Pengetahuan | Leave a comment