Cara Mengatasi Bunga dan Buah Cabai Rontok


Menanam cabe itu gampang-gampang susah, mudah bagi yang sudah paham dan menguasai ilmunya. Susahnya bagi yang coba-coba dan belum mengerti seluk beluk tanaman cabe. Masalah hama dan penyakit pada tanaman cabe sangat kompleks, sehingga bagi kita yang belum paham banyak menemui kendala. Kendala bisa bermacam – macam, baik dari segi teknik budidaya dan cuaca maupun dari segi harga. Salah satu kendala terbesar adalah masalah kerontokan bunga dan buah.
Kerontokan bunga dan buah merupakan masalah serius bagi petani cabe. Sebab masalah ini bisa menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Kerugian bisa terjadi karena tanaman tidak berbuah dengan optimal. Ataupun disebabkan karena teknik budidaya yang tidak tepat. Misalnya penggunaan pupuk dan pestisida tidak tepat sasaran. Karena itu sangat diperlukan pengetahuan tentang teknik budidaya dengan baik.
Sebelum kita sibuk dengan urusan kerontokan dan solusinya, langkah awal yang terbaik adalah mencari tahu penyebab kerontokan itu. Setelah tahu penyebabnya kita akan lebih mudah untuk mencari solusinya.
Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan kerontokan bunga dan buah tanaman cabe ;
1. Tanaman kekeringan,
2. Tidak mendapatkan cahaya atau ternaungi,
3. Tanah terlalu lembab/basah,
4. Serangan virus CMV (cucumber mozaik virus) dan Virus Gemini,
5. Serangan hama Thrips, Tungau atau aphids,
6. Serangan Lalat buah
7. Kelebihan atau kekurangan pupuk nitrogen
8. Kekurangan unsur kalsium,
9. Kekurangan salah satu unsur mikro.
10. Serangan penyakit antraknosa

Tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah kerontokan bunga dan buah pada tanaman cabe ;
1. Menjaga kondisi tanah agar tetap lembab dimusim kemarau. Dengan melakukan penyiraman rutin supaya kebutuhan air tercukupi. Karena itu usahakan menanam cabe dilahan yang dekat dengan sumber air.
2. Menanam cabe pada lahan yang mendapatkan sinar matahari penuh. Hindari menanam pada lahan yang dekat dengan pohon-pohon besar atau gedung.
3. Gunakan mulsa plastik hitam perak jika menanam pada musim hujan. Mulsa plastik berfungsi untuk menjaga kondisi tanah supaya tidak terlalu basah.
4. Langkah awal yang tepat adalah mencegah penyebaran virus . Pencegahan dapat dilakukan dengan cara mengendalikan vektornya, yaitu kutu kebul dan aphids. Hindari menanam pada bekas atau dekat dengan tanaman cabe dan kacang panjang.
5. Cegah sejak dini serangan hama kutu-kutuan seperti thrips, aphids atau tungau. Gunakan pestisida tepat sasaran dan dosis sesuai rekomendasi.
6. Pakai perangkap lalat buah secukupnya untuk mencegah lalat jantan mengawini lalat betina sehingga lalat betina mandul.
7. Jangan memberikan pupuk nitrogen terlalu banyak. Hal ini selain menyebabkan kerontokan bunga juga menyebabkan tanaman rentan terhadap penyakit yang lain. Juga jangan sampai tanaman kekurangan unsur nitrogen.
8. Gunakan pupuk kalsium sebagai pupuk dasar untuk memenuhi kebutuhan kalsium pada tanaman. Atau memberikan kalsium dengan penyemprotan.
9. Unsur mikro perlu diberikan dengan penyemprotan pupuk daun. Walaupun diperlukan dalam jumlah yang sangat sedikit, kekurangan unsur hara mikro juga bisa menyebabkan kerontokan bunga.
10. Semprotkan fungisida untuk mencegah penyakit antraknosa sejak dini, yakni sejak munculnya bunga pertama. Sebab jika sudah parah penyakit antraknosa sangat sulit dikendalikan. Ymu
Dari berbagai sumber

This entry was posted in Ilmu Pengetahuan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *