PENYAKIT BERCAK COKLAT PADA TANAMAN PADI

Penyakit bercak coklat pada tanaman padi mempunyai gejala selain adanya bercak terjadi terutama pada daun juga bisa terjadi pada tangkai, malai bulir dan batang. Bercak muda berbentuk bulat kecil berwarna coklat gelap. Bercak yang sudah tua berwarna coklat dengan pusat berwarna kelabu, dengan ukuran bercak 0,4-1 cm X 0,1-0,2 cm. Bercak yang khas pada daun adalah oval berbentuk dan berukuran seperti biji wijen. Bentuknya serupa dan relatif tersebar merata pada permukaan daun. Sebagian besar bercak mempunyai warna kuning disekelilingnya.
Penyakit bercak coklat pada tanaman padi disebabkan oleh jamur Helminthosporium oryzae atau Drechslera oryzae. Penyebaran penyakit ini disebabkan oleh benih yang terinfeksi, angin dan sisa tanaman yang terserang. Gulma jenis Leersia sp, Cynodon sp, Digitaria sp yang terinfeksi juga bisa menjadi penular penyakit bercak coklat.

Untuk mengendalikan penyakit ini dapat dilakukan dengan:

  1. Penanaman varietas yang tahan
  2. Gunakan benih yang sehat
  3. Pemupukan yang berimbang dengan pemberian unsur K yang cukup
  4. Sanitasi lahan
  5. Pengolahan tanah yang sempurna
  6. Pengairan dan drainase yang baik sehingga akar dapat tumbuh sempurna
  7. Jarak tanam yang tidak terlalu rapat
  8. Gunakan sistem legowo
  9. Aplikasi fungisida sebagai seedtreatment dan dipertanaman. Gunakan fungisida berbahan aktif mankozeb, ziram, klorotalonil dan tembaga hidroksida sebagai pencegah, dll.

YMU

This entry was posted in Ilmu Pengetahuan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *