Cara Mengkonsumsi Bawang Dayak

Bawang Dayak

Cara Mengonsusmsi bawang dayak untuk kesehatan pada dasarnya adalah dengan merebusnya dengan air lalu air rebusannya diminum. Namun ada beberapa cara lain dalam menikmati bawang dayak sehingga kesehatan semakin berkualitas. 

Bawang dayak bisa dikeringkan, dibuat bubuk, dan dijadikan manisan sehingga lebih mudah untuk dikonsumsi atau diolah, serta akan jauh lebih awet daripada disimpan dalam keadaan yang segar. Bawang dayak segar sama seperti bawang merah yaitu tidak bisa bertahan lebih dari beberapa hari. Jika tidak segera diolah bawang dayak bisa berair dan membusuk sehingga khasiatnya akan hilang. Mengkonsumsi bawang dayak bagi penderita penyakit tertentu seperti diabetes juga tidak boleh diberi terlalu banyak pemanis rasa karena bisa meningkatkan kadar gula darah. berikut adalah aturan mengkonsumsi bawang dayak yang benar.

Dikonsumsi sebelum waktu makan

Cara mengkonsumsi bawang dayak untuk kesehatan menurut para pakar obat herbal sebaiknya dilakukan satu jam sebelum makan baik sarapan, makan siang, atau makan malam. Hal ini dikarenakan pada keadaan lambung yang kosong, bahan herbal akan lebih mudah dan lebih cepat diserap oleh tubuh. Meski begitu, ada pengecualian bagi mereka yang lambungnya cenderung sensitif seperti pada pengidap penyakit maag. Mengkonsumsi bawang dayak sebaiknya dilakukan dua jam setelah makan agar asam lambung tidak meningkat. Dengan demikian Anda yang memiliki masalah dengan lambung masih aman untuk mengkonsumsi bawang dayak sebagai obat untuk menjaga kesehatan atau mengobati penyakit-penyakit kronis.

Sementara bagi Anda yang masih mengkonsumsi obat-obatan kimia atau obat resep dari dokter juga bisa ikut merasakan manfaat dari bawang dayak. Agar obat resep dokter maupun bawang dayak bisa bekerja dengan maksimal tanpa ada gangguan, konsumsi bawang dayak sebaiknya dua jam setelah minum obat. Disarankan bagi Anda yang memiliki lambung sensitif untuk mengkonsumsi bawang dayak dilengkapi dengan kayu manis karena kandungan dalam kayu manis bisa menetralisir asam lambung yang terlalu tinggi. Mengkonsumsi bawang dayak paling baik dalam bentuk minuman rebusan karena cairan akan lebih mudah dicerna oleh tubuh ketimbang dalam bentuk kapsul sebagai cara mengkonsumsi bawang dayak untuk kesehatan.

Ramuan untuk berbagai macam penyakit

Cara mengonsumsi bawang dayak untuk kesehatan sebagai obat mengatasi semua jenis penyakit, bahan yang diperlukan dan cara membuatnya adalah sebagai berikut:
5-6 siung bawang dayak

2 gelas air

Cara Pengolahannya yaitu:

Bawang Dayak dipotong-potong atau dirajang dengan ketebalan yang tidak terlalu tipis tetapi juga tidak terlalu tebal, kemudian dikeringkan dengan cara dijemur di bawah terik sinar matahari selama kurang lebih sehari semalam. Jemur hingga bawang dayak hampir tidak mengandung air. Rajangan bawang dayak kering kemudian direbus dengan air putih hingga tersisa setengahnya saja. Air rebusan ini diminum sebanyak 2 kali sehari masing-masing setengah gelas.

Untuk mengatasi penyakit diabetes, mioma, dan penyakit maag, bawang dayak yang direbus cukup satu suing saja atau sekitar 30 gram bawang dayak. Bawang dayak direbus dengan menggunakan segelas air yang sudah matang dan jangan sampai mendidih, cukup panas saja. Hal ini dikarenakan obat herbal akan lebih mudah diserap dengan air dan khasiat atau kandungan dalam bawang dayak akan berkurang banyak jika air direbus lebih dari 90 derajat. Maka dari itu gunakanlah air yang sudah matang agar tidak ada bakteri yang masuk jika menggunakan air mentah.
Bawang dayak memang bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah namun juga baik dikonsumsi untuk pengidap darah rendah atau hipotensi. Cara mengkonsumsi bawang dayak untuk kesehatan bagi penderita hipotensi adalah dengan menambahkan jahe pada air rebusan. Jahe dapat mengatasi efek tekanan darah yang turun dan menjadikan tekanan darah menjadi di level normal sehingga penderita hipotensi juga bisa sehat dengan bawang dayak

 Sumber : https://bawangdayakmurah.com/cara-mengkonsumsi-bawang-dayak/

This entry was posted in Berita, Ilmu Pengetahuan. Bookmark the permalink.