PENGOLAHAN LIMBAH BUAH-BUAHAN MENJADI MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL)

Oleh Suhaila, SP
PPL Desa Meranti Bunting Kecamatan Merbau

 

Limbah buah-buahan dan sayur-sayuran biasanya menjadi penyebab bau yang tidak sedap dan mengundang lalat yang dapat menyebabkan penyakit. Limbah ini sering kita jumpai di pasar terutama pasar-pasar tradisional yang sampahnya tidak dikelola dengan baik. Sebenarnya limbah dari buah-buahan dan sayur-sayuran masih bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman dengan mengolah bahan-bahan tersebut menjadi Mikro Organisme Lokal (MOL).
Mikro Organisme Lokal (MOL) adalah larutan hasil proses fermentasi dari berbagai jenis bahan-bahan organik. Larutan MOL mengandung bakteri, perangsang pertumbuhan, unsur hara mikro dan makro yang dibutuhkan oleh tanaman.

Kelebihan mikro organisme lokal (MOL) :
a. Mengandung bermacam-macam unsur organik dan mikroba yang bermanfaat bagi tanaman.
b. Mampu memperbaiki sifat fisik tanah dan memperbanyak keragaman biota tanah.
c. Tidak mengandung bahan kimia dan ramah terhadap lingkungan.
d. Bahan pembuatan mudah didapat dan mudah dalam pengaplikasian di lapangan.
e. Sebagai upaya mengatasi pencemaran limbah rumah tangga dan limbah pertanian.

Bahan dasar pembuatan MOL antara lain :
a. Karbohidrat (air cucian beras, gandum, nasi basi, kentang dan singkong)
b. Glukosa (air kelapa, nira, larutan gula merah (gula kelapa) dan cairan gula pasir)
c. Sumber bakteri (kotoran hewan, buah-buahan, sayur-sayuran, keong, dan lainnya)

Pembuatan mol sangatlah mudah dengan bahan dasra yang bmudah didapat. Sebagai contoh adalah pembuatan MOL dari buah papaya.
Bahan-bahan yang digunakan :
1. 1.5 kg buah Pepaya
2. 1 ons gula merah
3. 1 liter air cucian beras

Langkah-langkah pembuatan :
1. Kulit pepaya terlebih dahulu dikupas, kemudian potong kecil-kecil.
2. Larutkan gula kelapa kedalam ½ liter air dengan cara dipanaskan.
3. Campurkan semua bahan yang telah disiapkan.
4. Masukkan kedalam wadah (jerigen, toples) dan tutup rapat wadah tersebut.
5. Biarkan terfermentasi selama 15 hari.

 

Tanggal Artikel : 24-01-2017

sumber :  http://cybex.pertanian.go.id/materilokalita/detail/13296/pengolahan-limbah-buah-buahan-menjadi-mikro-organisme-lokal-mol

This entry was posted in Ilmu Pengetahuan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *